November 26, 2008
Semasa senja, matahari memerah dan perlahan menua.
Sejenak ia bergulir ke peraduan untuk terlahir kembali esok hari.
Seperti biasa, muda dan indah.
Sama halnya dengan diriku.
Semasa senja, kusudahi segala keduniawian ini.
Dan beranjak keperaduan.
Namun bedanya,
Kian hari aku kian lelah.
Dan menua.
(Dedicated to my self)
The URI to TrackBack this entry is: http://tutut79.blogsome.com/2008/11/26/desperate-almost-old-woman/trackback/
RSS feed for comments on this post.
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>
Nanti kalau pulang ke Negeri, makan sate tebu, rambut nenek, pecel beraoma daun jeruk, dijamin bakal kembali ke sehat dan gumbira dan tidak lelah.
Comment by mimbar saputro — December 6, 2008 @ 11:46 am